fixberita.com–Anggota
Komisi IIIDPRD PekanbaruLindawati menyayangkan puluhan pelajar terjaring razia tim patroli
Satpol PP Kota Pekanbaru karena kedapatan bolos di luar lingkungan sekolah pada saat jam belajar berlangsung, Rabu (29/10/2025).Anggota dewan dapil Rumbai ini mengaku miris melihat fenomena tersebut. Ia menilai perilaku anak sekolah yang bolos menunjukkan masih lemahnya pengawasan dari sekolah dan orang tua.
"Kita sangat prihatin melihatnya. Anak-anak seharusnya berada di sekolah belajar, bukan keluyuran di luar. Ini harus jadi perhatian kita semua," kata Linda.
Politisi NasDem ini menekankan pentingnya peran sekolah dan guru dalam mengawasi anak-anak didiknya, terutama di luar jam sekolah.
"Kadang orang tua tidak tahu kalau anaknya tidak masuk sekolah. Jadi pengawasan harus lebih ketat. Sekolah juga harus aktif memantau siswanya," ujarnya.
Komisi IIIDPRD Pekanbaru yang membidangi pendidikan mendukung langkah Satpol PP yang menertibkan pelajar bolos. Kegiatan patroli seperti ini perlu dilakukan secara rutin agar pelajar merasa jera dan sadar pentingnya disiplin.
"Itu bagus dan kita dukung, karena ini akan memberikan pemahaman supaya anak-anak sekolah tidak mengulangi lagi. Dinas Pendidikan juga harus memonitor fenomena ini," tutup Linda.
Sebagai informasi, puluhan pelajar yang bolossekolah kena garuk tim patroli Satpol PP Kota Pekanbaru, Rabu (29/10/2025). Mereka terlihat asyik nongkrong di beberapa warung tepi jalan. Ada yang kedapatan di sekitaran Jalan Gobah, Jalan Hangtuah, Jalan Diponegoro dan sekitaran Jalan Ahmad Dahlan.
Total ada 32 orang pelajar yang terjaring dalam patroli ini. Sebanyak 29 pelajar laki-laki dan 3 orang lainnya adalah pelajar perempuan.***