fixberita.com- Keberadaan juru parkir (jukir) liar kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali ini, jukir liar ditemukan menarik uang parkir dari pengunjung di area parkir Indomaret kawasan Rumah Sakit Awal Bros, Jalan Jenderal Sudirman.
Jukir tersebut pun langsung ditertibkan Dinas Perhubungan (
Dishub) Kota Pekanbaru pada Selasa (6/10/2026).Menanggapi kejadian tersebut, Anggota
Komisi IV DPRD Pekanbaru Faisal Islami meminta
Dishub melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pengelolaan dan pengawasan parkir di Kota Pekanbaru.
Menurut Faisal, persoalan jukir liar yang terus berulang menunjukkan masih perlunya pembenahan dalam pengawasan di lapangan. "Kejadian seperti itu terus berulang, jadi kita minta Dishub mengevaluasi total," kata Faisal.
Ia menilai penataan parkir harus dilakukan secara serius agar masyarakat mendapatkan kenyamanan dan rasa aman saat memarkirkan kendaraannya. "Jangan ada keluhan lagi dari masyarakat soal parkir," tegasnya.
Faisal juga meminta Dishub memastikan seluruh juru parkir yang bertugas di lapangan menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Jukir juga diingatkan tidak menarik biaya di luar tarif resmi yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Pekanbaru.
"Tarif parkir sudah jelas. Kalau parkir kendaraan roda dua itu Rp1 ribu dan roda empat Rp2 ribu. Jangan melebihi di luar itu," ujarnya.
Ia bahkan mengingatkan, apabila pengendara sepeda motor memberikan uang Rp2 ribu, jukir harus mengembalikan Rp1 ribu kepada pengendara.
"Jukir harus patuh. Kalau pengendara motor kasih uang Rp2 ribu, kembalikan Rp1 ribu. Jangan diam dan uang kembalian itu tidak dikasih," tegasnya.
Politisi NasDem itu juga mengingatkan Kepala UPT Parkir yang baru dilantik agar segera melakukan pembenahan dan memperkuat pengawasan terhadap para jukir di lapangan.
Persoalan jukir liar tidak boleh hanya ditangani setelah menjadi viral di media sosial atau mendapat keluhan dari masyarakat.
"Ini tugas Kepala UPT Parkir yang baru untuk membereskan soal jukir-jukir ini. Jangan nunggu viral baru turun," pungkas Faisal.***