fixberita.com–Keberadaan kabel fiber optik yang melintang dan menjuntai ke jalan hingga ke depan rumah warga masih ditemukan di sejumlah kawasan permukiman Kota Pekanbaru. Kondisi kabel melintang itu berulang kali ditemukan Ketua Fraksi
NasDem DPRD Pekanbaru,
Aidhil Nur Putra, saat berkeliling di daerah pemilihannya (Dapil) Payung Sekaki-Senapelan.Kali ini ia jumpai di Jalan Mawar, Kecamatan Senapelan. Aidhil mengaku sengaja menghentikan kendaraannya setelah melihat kabel jaringan melintang di jalan dan menjuntai rendah di depan rumah warga.
"Hari ini saya sengaja berhenti di Jalan Mawar. Saya lihat ada kabel yang melintang di jalan terus menjuntai sampai ke depan rumah warga. Ternyata persoalan ini masih banyak kita jumpai, ini tidak boleh dibiarkan karena bisa membahayakan masyarakat," kata Aidhil, Kamis (5/11/2016).
Aidhil menyebut, kabel fiber optik yang tidak tertata bukan sekadar mengganggu pemandangan dan keindahan kota. Lebih dari itu, kabel yang menjuntai rendah hingga ke badan jalan maupun gang permukiman berpotensi membahayakan pengendara dan keselamatan warga.
"Justru kabel-kabel yang melintang dan menjuntai ke bawah, bahkan sampai jatuh di gang-gang rumah warga, ini sangat membahayakan. Jangan sampai menunggu ada korban, jangan sampai warga berang lalu memotong memutus kabel ini baru dilakukan penanganan. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah," tegasnya.
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru itu menilai, penataan jaringan telekomunikasi harus menjangkau seluruh kawasan kota, termasuk gang-gang dan lingkungan perumahan. Jangan sampai penertiban hanya dilakukan di jalan-jalan protokol, sementara kabel semrawut di permukiman warga masih dibiarkan.
Karena itu, Aidhil mendesak Pemko Pekanbaru memperkuat koordinasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Riau dan perusahaan provider yang beroperasi di Pekanbaru untuk mempercepat penertiban.
"Kita dukung Pemko mulai menertibkan dan menanam kabel bawah tanah. Itu langkah yang baik dan patut kita sambut baik. Tetapi, jangan hanya fokus pada jalan protokol atau utama saja. Kita dorong dibentuk tim penertiban untuk membereskan kabel-kabel yang masih banyak semrawut di lingkungan warga," ujarnya.***