PEKANBARU, fixberita.com - Pengerjaan pembangunan maupun perbaikan saluran
drainase di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru dinilai belum menunjukkan progres signifikan hingga pertengahan Mei 2026. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena persoalan
banjir masih menjadi keluhan utama saat hujan turun.
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Andry Saputra, mengingatkan Pemerintah Kota Pekanbaru agar pembangunan jalan dan drainase dilakukan secara seimbang guna mengatasi persoalan banjir yang terus berulang.
Menurutnya, hingga saat ini pemerintah kota dinilai masih lebih fokus pada pembangunan dan perbaikan jalan berlubang dibanding pembenahan sistem drainase.
"Kalau progres yang kita lihat sampai hari ini memang belum nampak signifikan terkait pembangunan drainase. Mungkin pemerintah kota masih fokus pada pembangunan jalan atau perbaikan jalan berlubang," kata Andry, Senin (19/5/2026).
Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya itu menegaskan, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara terintegrasi antara jalan dan drainase agar hasil pembangunan dapat bertahan lebih lama.
"Kita mengingatkan pemerintah kota agar pembangunan jalan dan drainase berjalan seiring. Karena kalau jalan dibangun tanpa drainase yang baik, jalan itu tidak akan bertahan lama dan akhirnya rusak lagi," ujarnya.
Andry menyebutkan, persoalan banjir masih terjadi di hampir seluruh wilayah Kota Pekanbaru. Bahkan, genangan air kerap muncul meski hujan deras hanya berlangsung dalam waktu singkat.
"Banjir selalu menjadi keluhan masyarakat di setiap wilayah. Hujan sebentar saja sudah terjadi genangan," ungkapnya.
Karena itu, DPRD mendorong Pemko Pekanbaru untuk terus melakukan normalisasi drainase sebagai langkah meminimalisir banjir saat musim hujan.
"Kita dorong pemerintah kota agar drainase-drainase yang ada selalu dinormalisasi untuk meminimalisir banjir saat hujan deras," pintanya.
Selain itu, ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru bersama organisasi perangkat daerah terkait rutin melakukan pembersihan saluran drainase agar aliran air tidak tersumbat.
"Dinas terkait harus rutin membersihkan drainase yang ada agar tidak terjadi banjir, apalagi kalau hujan deras sebentar saja di Pekanbaru," tutup Andry.***